7 Tips Membeli Mobil Bekas Dan Harganya

Makelarberita.comTips Membeli Mobil BekasBagi Anda yang sedang mempertimbangkan untuk membeli mobil bekas, simak dulu beberapa tips membeli mobil bekas.

Karena membeli mobil bekas itu mudah, susah. Jika Anda salah memilih, Anda akan berakhir dengan mobil bekas jelek yang akan memiliki banyak masalah di kemudian hari.

Banyak yang masih percaya bahwa membeli mobil bekas mudah rusak dan perawatan yang boros akan membutuhkan biaya lebih.

Padahal semua ini belum tentu benar jika Anda bijak saat memilih dan membeli.

Untuk mengimbangi mobil baru, penjualan mobil bekas juga naik signifikan pada kuartal I-2019.

Angka ini mencapai 30%-50% dari penjualan tahun lalu di periode yang sama.

Fakta ini menunjukkan bahwa mobil bekas masih tersedia bagi sebagian orang.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membeli mobil bekas agar tidak salah pilih.

7 Tips Membeli Mobil Bekas Berkualitas

1. Pastikan dokumen lengkap

Tips Pertama Saat membeli mobil bekas, jangan lewatkan momen pengecekan kelengkapan dokumen mobil tersebut.

Pastikan mobil memiliki dokumen yang lengkap dan benar:

  • cek nomor rangka
  • cek nomor mesin
  • Lalu sesuaikan dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilikan Kendaraan (BPKB).
  • Pastikan juga nomor rangka dan nomor mesin sesuai dengan yang tertera di STNK dan BPKB.

2. Cek Riwayat Servis

Saat membeli mobil bekas adalah dengan memeriksa riwayat servis.

Dengan memeriksa riwayat servis mobil Anda, Anda dapat mengetahui dengan jelas apakah mobil tersebut diservis secara berkala atau tidak.

Dalam dunia otomotif disebut buku servis, jika mobil memiliki jadwal perawatan yang teratur maka dapat dikatakan mobil dalam kondisi baik dan dapat diservis.

Pastikan juga mobil bekas yang Anda cari sudah pernah diservis oleh bengkel resmi atau belum.

Sebaiknya, pilihlah mobil dengan riwayat servis yang menggunakan jasa bengkel resmi.

Sebab, selain memastikan kondisi mobil yang dibeli, dengan melakukan perawatan rutin, Anda bisa memverifikasi keaslian odometer mobil.

Tujuannya agar anda  mengetahui berapa kilometer jarak  yang telah ditempuh mobil tersebut.

Jika Anda mencari mobil bekas dengan layanan yang terjamin, Anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk membeli mobil taksi bekas.

Biasanya, mobil taksi bekas memiliki layanan garansi yang lebih baik.

3. Jangan Tergiur Harga Murah

Membeli mobil bekas dengan harga Murah tentu sangat menggiurkan, namun ada hal hal penting  yang perlu Anda diperhatikan.

Tips beli mobil bekas second, jangan sampai tergiur harga Murah dari penjualnya!

Perlu kehati-hatian dan melakukan pemeriksaan mendalam dengan mekanik bengkel atau orang yang ahli dalam mengevaluasi kesesuaian dan kondisi kendaraan.

Karena jika harga mobil yang diusulkan terlalu murah dari pasaran, maka bisa jadi mobil tersebut pernah mengalami kecelakaan serius atau bahkan kebanjiran.

Bahkan, harga murah ini juga sebagai upaya memikat konsumen untuk datang ke dealer dan menawarkan mobil lain.

Jangan sampai biaya perawatan atau perbaikan mobil menguras tabungan Anda.

4. Cek interior dan aksesoris

Pemeriksaan mobil bekas yang dibeli merupakan suatu keharusan, yang paling utama adalah pemeriksaan interior mobil, mulai dari dashboard, jok , karpet , sistem audio, hingga pencahayaan interior.

Pastikan semua hal tersebut berfungsi dengan baik, termasuk AC dingin, serta fitur keselamatan seperti sabuk pengaman, rem tangan, lampu peringatan bahaya.

Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh pada segmen interior dan aksesoris, Anda dapat mengetahui apakah mobil tersebut pernah kebanjiran atau tidak.

Karena biasanya mobil yang kebanjiran memiliki bekas kotoran yang mengendap dan berkerak pada bagian yang sulit dibersihkan.

5. Cek bodi kendaraan

Poin penting lainnya adalah memeriksa keutuhan bodi mobil, pemeriksaan ini meliputi beberapa bagian utama mobil, seperti panel pintu, kap mesin, kaca depan, dan cat mobil.

Jika kendaraan memiliki bodywork asli, struktur rangka dasar dan cat kendaraan tidak mengalami perubahan yang signifikan.

Sedangkan jika Anda selamat dari renovasi besar-besaran, akan ada perubahan warna cat dan beberapa detail yang tidak sesuai.

Kemudian pastikan juga sasis mobil bekas dalam kondisi baik dan tidak berkarat.

6. Cek kondisi mesin

Setelah melakukan pemeriksaan bodi dan interior, jangan lewatkan momen untuk memeriksa kondisi mesin mobil bekas.

Buka kap mobil dan nyalakan mobil yang akan dibeli, perhatikan semua komponen mobil dan suara mesinnya, jika ada komponen yang salah bergetar maka akan mengeluarkan suara yang berbeda saat mobil distarter.

Periksa dengan cermat kebocoran oli di blok silinder atau komponen lainnya.

Setelah itu, lakukan test drive jika dealer atau penjual mobil menawarkan calon pembeli untuk mencoba mobil tersebut.

Saat melakukan test drive, perhatikan baik-baik kecepatan kendaraan, traksi gas, kondisi rem, transmisi, kaki, atau kendaraan agar Anda bisa menilai nyaman atau tidaknya kendaraan bekas.

Tips membeli mobil bekas ini mungkin sulit bagi Anda yang belum terlalu paham tentang mesin mobil.

Oleh karena itu, penting untuk mengajak teman atau mekanik yang mengerti semua seluk-beluk mobil.

7. Bawa Mekanik Ahli

Jika Anda tidak memiliki kemampuan untuk menilai mobil bekas baik atau buruk, Anda harus membawa teman atau mekanik yang ahli di bidangnya, tujuannya jelas untuk tidak tertipu oleh penjual atau showroom.

Hal ini tentunya akan membuat anda lebih percaya diri jika anda ragu karena dengan menyewa mekanik yang berpengalaman anda akan dapat melihat berbagai keuntungan dan kerugian dari membeli mobil bekas.

Jangan sampai salah membeli mobil bekas  karena mesin yang rusak. Jangan lupa bahwa biaya mengeluarkan mesin mobil tidaklah murah!

Daftar harga mobil bekas murah

Di bawah ini beberapa merek dan tipe mobil yang bisa dibeli di pasaran dengan budget Rp 50 hingga 100 juta.

Harga mobil bekas di bawah Rp 100 juta

Sebagai mobil keluarga berkapasitas 7 penumpang, Anda bisa membeli Toyota Avanza bermesin 1.300 cc tipe G dari tahun 2004 seharga sekitar 75 juta rupiah.

Untuk yang di atas, ada tipe E dan S yang dirilis tahun 2005, dibanderol antara Rp 80 juta hingga Rp 100 juta.

Pada jenis city car 5 tempat duduk ini, Anda bisa memilih Honda Jazz 2004 bermesin 1500cc dengan harga 85 juta rupiah.

Atau Peugeot 206 2000cc 2010 ke bawah dengan harga yang kurang lebih sama.

Isuzu Panther bertenaga diesel 2002 juga bisa menjadi pilihan, dengan harga antara Rs 80 juta hingga Rs 100 juta.

Karena menggunakan bahan bakar solar, konsumsi bahan bakar bisa lebih hemat.

Berikut informasi Singkat tentang Beberapa riwayat harga jual beli mobil bekas di pasaran yang bisa Anda jadikan referensi.

Harga mobil bekas di bawah Rp 50 juta

Meski pilihannya semakin terbatas, Anda tetap bisa membeli mobil bekas dengan harga di bawah Rp50 juta.

Untuk tipe keluarga, Anda bisa membeli Toyota Kijang 1996 bermesin tipe G 1800cc seharga Rp 45 juta.

Sektor city car boleh memilih mesin 1000cc Hyundai Atoz. Lihat edisi 2002 yang harganya sekitar Rp 47 juta.

Sedangkan untuk sedan, Anda bisa mencoba Honda Accord 1999 dengan mesin 2.300cc. Lihat dan harga 49 juta Rupiah.

Bagi yang ingin membeli mobil untuk keperluan bisnis bisa membeli Suzuki Carry Box dengan mesin 1000cc mulai tahun 2008 seharga Rp 50 juta.

Alasan Membeli Mobil Bekas

Jawaban utama mengapa seseorang harus membeli mobil bekas adalah karena harganya yang tidak terlalu mahal.

Sedikit berbeda dengan mobil baru yang harganya turun karena keluarnya tipe baru.

Ini mungkin bisa menjadi solusi bagi Anda yang ingin membeli mobil secara tunai.

Mobil bekas biasanya jauh lebih murah.

Jadi Anda masih bisa menggunakan sebagian uang untuk keperluan lain, yang tidak kalah pentingnya.

Alasan selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah dengan harga yang lebih murah, Anda bisa mendapatkan fitur mobil yang lebih banyak dan keren daripada membeli mobil baru.

Terutama fitur keselamatan yang menyangkut nyawa pengemudi dan penumpang.

Terakhir, ada pembiayaan pinjaman, yang lebih mudah dilakukan.

Hingga saat ini, sudah banyak startup yang memberikan kemudahan pembayaran cicilan.

Selain memudahkan dari segi pendanaan, biasanya mereka juga mengiklankan berbagai jenis mobil yang akan dijual.

Jadi Anda tidak perlu lagi mencari mobil bekas di dealer.

Tips Perawatan mobil bekas

Saat melakukan servis mobil bekas, yang terpenting adalah rutin mengunjungi bengkel karena daya tahan mobil lebih lemah dibandingkan mobil baru.

Atau jika perlu, cari bengkel mobil yang khusus memperbaiki jenis atau merek kendaraan tertentu agar pelayanannya bisa lebih akurat.

Beberapa poin yang penting dan perlu diperhatikan adalah pada bagian mesin, kaki-kaki mobil, dan radiator.

Khusus untuk kendaraan produksi tahun 2005 ke bawah bisa menggunakan bensin dengan angka oktan 88, agar tidak merusak mesin.

Juga, pastikan untuk memanaskan mesin sebelum menggunakannya. Jika jarang digunakan, lakukan pemanasan minimal 2-3 hari sekali agar mesin tetap hidup.

Butuh informasi lebih lanjut mengenai harga mobil bekas hingga Rp 100 juta, Rp 60 juta atau bahkan Rp 30 juta? Baca Disini.